Rabu, 18 Juni 2014

Sungguh Menikah Itu Mulia

Keindahan dari sebuah pernikahan adalah rasa cinta

Kemuliaan dari sebuah pernikahan adalah rasa ikhlas

Keagungan dari sebuah pernikahan adalah ikatan

Kebahagiaan dari sebuah pernikahan adalah kesetiaan

Kekuatan dari sebuah pernikahan adalah iman

Cinta mungkin datang sebelum menikah, cinta bisa datang ketika menikah, cinta juga bisa muncul setelah menikah. Manakah yang lebih mulia? Yang lebih mulia adalah yang mampu menjaga kesucian cinta itu.

Ketika ia mampu menjaga kemulyaan cinta maka keindahanpun akan terwujud. Bukan dengan nafsu cinta dibuktikan, bukan dengan pasrah cinta disampaikan, namun cinta akan terbukti dengan rasa saling menghargai. Pernikahan adalah pelabuhan bagi cinta. Menghalalkan rasa cinta dan tetap memurnikan kesuciannya.

Kemulyaan dari sebuah pernikahan adalah rasa ikhlas. Ikhlas untuk menerima semua kekurangan maupun kelebihan yang dimiliki pasangan. Ikhlas untuk saling memberi yang terbaik. Ikhlas untuk senantiasa menghargai apa yang ada padanya.

Pernikahan akan terasa agung andai ia terjaga dengan ikatan ketulusan. Ia akan terasa agung andai ia terjaga dengan ikatan kebersamaan. Ia akan terasa agung andai ia terjaga dengan ikatan aqidah.

Kebahagiaan dari sebuah pernikahan adalah kesetiaan. Setia untuk saling menjaga, setia untuk saling  percaya dan setia untuk saling terbuka.

Sungguh, kekuatan pernikahan adalah iman. Ia akan memberi ruh dalam perjalannya. Ia akan menghidupkan jiwa dalam setiap langkahnya. Ia akan menyatukan keduanya sampai ke syurga.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar