Bakso kuah sudah biasa. Tapi bakso penyet dengan sambal terasi yang pedas hanya ada di Warung Bu Kris.
Penyetan, atau sambelan ialah sajian yang sulit dilepaskan dari Surabaya. Biasanya terdiri dari sambal pedas, lalapan dan lauk yang dipenyet di sambalnya. Lauk bisa berupa ayam, atau tempe. Tapi di Warung Bu Kris, bakso pun dipenyet dengan sambal. Yum!
Sajian seperti ini menjamur di Surabaya. Warung Bu Kris juga sudah ada di beberapa cabang. Saya sendiri, makan menu penyetan Bu Kris ini di salah satu cabangnya, di Jalan Tenggilis Utara.
Tempatnya lumayan besar dan pantas disebut restoran meski dinamai ‘warung’. Ruangannya pun sejuk berkat AC sehingga banyaknya pengunjung datang tidak mengurangi kenyamanan. Dan yang penting, tidak akan keringatan meski kepedasan!
Warung ini menyediakan berbagai menu penyet. Mulai tahu, tempe, empal, telur , ayam penyet, dan bakso penyet yang menjadi andalan Warung Bu Kris. Juga tersedia sayur asem. Setiap pengunjung akan ditanya, mau sambal pedas atau sedang.
Saya memesan ayam goreng dan bakso penyet yang disajikan di atas cobek tanah liat, dengan sambal, lalapan timun, daun kemangi dan daun kol. Ditambah nasi hangat yang masih mengepul, waduh, sangat mantap rasa sambalnya!
Ayam gorengnya terasa empuk dan enak, apalagi ditambah dengan sambal penyetnya. Rasa terasi dan cabai pedas terasa menyengat di lidah! Saya juga suka bakso penyetnya. Jika biasanya kita makan bakso kuah, di sini bakso digoreng terlebih dahulu lalu dipenyet dengan sambal. Kulit bakso terlihat kecoklatan. Setiap butir bakso dibelah empat.
Kalau menurut saya, Warung Bu Kris memang tak main-main dalam mengolah sambal, agar rasanya bisa pas dengan hidangan penyet. Sambal yang disajikan merupakan hasil ulekan kasar cabai rawit merah, tomat, garam, dan terasi. Rasanya langsung panas di telinga!
Waduh! Pedas luar biasa!
Meski begitu, rugi bila tidak mencicipi sambal khas Bu Kris ini. Karena, justru di sinilah letak kenikmatannya. Rasa pedas justru membuat kita bisa lebih seru menikmati hidangan, hingga cocolan terakhir.
Puas dengan ayam goreng dan bakso penyet, menu bakwan penyet sudah menanti. Ada lima butir bakwan goreng yang disajikan di cobek tanah. Nikmatnya pun tak kalah! Saya juga memesan empal goreng. Wujudnya suwiran daging yang empuk. Rasanya gurih! Harganya Rp25 ribu per paket.
Menu penyet komplet yang berisi satu ayam goreng, satu telur, dua butir bakwan goreng, dan tahu- tempe dijual dengan harga Rp 35.000.
Warung Bu Kris juga menjual menu ala JAwa Timur antara lain nasi rawon, nasi pecel, nasi sop buntut dan nasi urap. Warung ini telah menggurita menjadi bisnis keluarga turun-temurun. Meski bermula di Surabaya, anak dan cucunya sudah berani membuka cabang di luar Surabaya.
Sekarang sudah ada 17 cabang yang tersebar di Surabaya, Sidoarjo, Denpasar, Jakarta dan Tangerang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar